Dari berbagai jenis penyakit kulit ada salah satu penyakit yang dirasa aneh. Yaitu penyakit kulit berlubang. Trypophobia diketahui sebagai penyakit fobia terhadap lubang. Penyakit trypophobia bisa menyerang orang sejak masa kanak-kanak dan bisa menetap bertahun-tahun bahkan juga ada yang seumur hidup. Untuk orang yang tidak mengidap penyakit trypophobia, reaksi saat melihat telapak tangan yang berlubang-lubang pasti akan terkejut. Sama dengan penyakit pitted keratolysis, bakteri pun menjadi penyebab cacar air yang menjadikan kulit menjadi bintil-bintil kecil, dan menjadi penyebab penyakit kusta. Ada pula penyakit kurap kering yang juga punya bentuk lingkaran-lingkaran yang berkumpul.

Mungkin ada yang akan menanggapi penyakit seperti ini hanya sedikit jijik, agak takut, atau bahkan justru merasa lucu, aneh atau bahkan merasa heran pada saat melihat seorang penderita trypophobia membelalakan mata dan berteriak sebab melihat gambar tangan dengan lubang-lubang. Kemudian untuk orang yang terkena penyakit trypophobia tidak akan tahan melihat sarang lebah madu, gelembung/busa yang mengunpul, kepala biji teratai atau apapun jenis lubang yang berkumpul.

Penyebab Penyakit Kulit Berlubang

Trypophobia merupakan perasaan ketakutan mengenai lubang yang berkerumun. Jadi jika Anda merasa sangat takut pada lubang yang berkerumun, maka bisa saja anda akan merasakan Trypophobia dalam beberapa waktu. Meskipun factor penyebab sesungguhnya belum diketahui secara pasti. Meski diyakini jika keadaan ini terjadi tepat dari anak usia dini dan berlanjut ke usia remaja, akan tetapi lama kelamaan akan hilang. Keadaan seperti ini bisa muncul karena dari kecenderungan tertentu baik itu eksternal maupun internal. Dan bisa juga karena bermacam kejadian traumatis kehidupan. Akan tetapi tidak ada penyebab Trypophobia yang lebih spesifik.

Gejala Trypophobia

Seseorang yang mengalami penyakit tyrpophobia biasanya akan mengalami rasa gelisah dan perasaan gatal di tubuh sesudah melihat sebuah benda yang memiliki banyak lubang di permukaannya, seperti halnya sumsum tulang, polong biji teratai, tangan berlubang yang ada ulatnya , spons dan masih banyak lagi. Orang yang terkena penyakit kulit berlubang (trypophobia) biasanya juga ada dua kemungkinan. Baik itu pada saat melihatnya sebentar saja. Aan tetapi bila dia memikirkannya, menutupinya, bahkan ingin menghancurkanya atau menderita pusing pada saat melihat lubang ini lagi.

Diagnosis Trypophobia

Tidak banyak informasi mengenai masalah asal mula serta penyebab penyakit ini, mengapa tidak ada tes diagnostik yang baik untuk hal ini. Jika Anda mengamati gambar saja sudah merasa tidak nyaman, maka Anda bisa jadi trypophobe, sebab termasuk jenis penyakit kulit paling menjijikan.

Beberapa penderita trypophobia juga akan merasa terganggu jika mendengar pembicaraan tentang lubang penyakit ini. Bahkan ketika mellihatnya akan bereaksi;

  • Berteriak ketakutan saat melihat kumpulan lubang
  • Jantung berdetak lebih cepat
  • Suhu tubuh meningkat sampai berkeringat panas
  • Mual terkadang hingga muntah
  • Otak terlalu terhentak dan migrain
  • Menggigil
  • Merasa gatal-gatal berlebihan pada kulit
  • Menangis karena rasa takut yang terlalu dan tak menentu
  • Jika anak anak yang menderita, biasanya akan rewel dan menangis sejadi jadinya

Cara Menghilangkan Penyakit Trypophobia

Cara menghilangkannya yaitu dengan melakukan terapi perilaku kognitif, program neurolinguistik, maupun dengan terapi psikologis lainnya. Sebab hal tersebut telah diyakini bisa membantu mengobati pasien yang mengalami trypophobia ini. Sebab biasanya fobia sesuai pada problem emosional saja yang berakar dengan mendalam. Bisa juga dilakukan dengan terapi perilaku, hipnoterapi dan juga konseling bisa terbukti efektif di dalam mengobati orang yang terkena penyakit trypophobia.